Software absensi gagal justru di detail yang membosankan. Izin jarang cuma satu hari, jadi field satu tanggal memaksa karyawan mengajukan lima permohonan terpisah untuk cuti seminggu. Penolakan tanpa alasan tertulis selalu melahirkan percakapan lanjutan. Dan denda yang dicatat tapi nggak kelihatan oleh orang yang dikenai jadi sengketa saat penggajian. Sistemnya juga harus nyaman di HP, karena sebagian besar check-in terjadi di gerbang, bukan di meja kerja.
Kami bangun klien React 19 dan TanStack Router di atas API Laravel, dengan autentikasi dipindah dari Sanctum ke JWT plus refresh token senyap supaya shift nggak pernah terputus karena harus login ulang. Pengajuan izin membawa tanggal mulai dan selesai sebagai rentang sebenarnya, dikategorikan per jenis izin; persetujuan dan penolakan mencatat alasan yang dilihat karyawan, dan nominal denda muncul di riwayat yang sama, bukan cuma di laporan admin. Antarmukanya HeroUI dengan tema kustom, responsif sampai lebar HP, dan seluruh stack dikemas di belakang Caddy untuk deployment.
Alur kerja karyawan dan admin terpisah
Pengajuan izin untuk rentang beberapa hari
Dirancang & dibangun oleh Manggala Code