Katun tenun Pekalongan · warna Tanah Liat
Enam puluh potong, lalu habis
Satu gulung kain tenun cukup untuk sekitar enam puluh potong. Setelah itu warnanya tidak kami ulang.
Kenapa dibuat 60 potong saja
Kain tenun datang per gulung, dan satu gulung cukup untuk sekitar enam puluh potong. Kami tidak menambah produksi dengan kain berbeda, karena warnanya tidak akan sama persis.
Detail yang menentukan umur pakai
Bahan
Katun tenun Pekalongan
Ditenun manual, jadi seratnya lebih rapat dan tidak menipis setelah dicuci berulang.
Konstruksi
Jahitan rangkap di bahu dan ketiak
Dua titik yang paling cepat sobek pada kemeja jadi. Di sini keduanya dijahit dua kali.
Kancing
Tanduk kerbau
Tidak pecah saat disetrika, dan warnanya berbeda satu per satu.
Potongan
Lurus, bukan slim
Dirancang tetap pas setelah beberapa tahun, bukan hanya di tahun pertama.
Koleksi berjalan
“Kemeja pertama saya dari Ranu sudah tiga tahun dan masih jadi yang paling sering dipakai.”
Gilang Ramadhan
Pembeli sejak 2023
Testimoni ilustrasi
Kemeja Ranu
Rp 385.000
Harga ilustrasi · warna Tanah Liat
Ukuran dan perawatan
Bagaimana menentukan ukuran?
Ada tabel ukuran dengan lingkar dada dan panjang lengan. Kalau ragu antara dua ukuran, ambil yang lebih besar karena potongannya lurus.
Apakah menyusut setelah dicuci?
Sekitar dua persen pada pencucian pertama, dan itu sudah dihitung dalam pola.
Warna yang habis akan diproduksi lagi?
Tidak. Setiap warna dibuat sekali karena kainnya datang per gulung.
Bisa tukar ukuran?
Bisa dalam empat belas hari, asalkan label belum dilepas. Ongkir tukar kami tanggung sekali.
Warna Tanah Liat tinggal 12 potong
Setelah habis, warna ini tidak diulang. Gulung berikutnya warnanya berbeda.
Stok ilustrasi